Skip to main content

Posts

Kejutan Pasca Aksi 22 Mei 2019, Emak-emak Penjual Senpi | SehatkanAkalmu

Sekarang lagi zamannya emak-emak jual senpi daripada ngocok arisan. Pasca aksi 22 Meibanyak memunculkan kejadian-kejadian menarik. Salah satunya tertangkapnya emak-emak penjual senpi jenis revolver Taurus dengan harga Rp. 50 jt. Emak-emak tersebut disenyalir mempunyai peran penyuplai senpi untuk membunuh 4 tokoh Nasional dan pimpinan lembaga survey. Ia ditangkap tidak sendirian, bersama kelima rekannya yang memiliki tugas berbeda tentunya. Mereka dibagi menjadi beberapa tugas, ada yang menjadi eksekutor dan operator. Mungkin fatwa MUI benar mengharamkan game PUBG. Dampaknya yaa dapat kita saksikan pemirsa. Entah mungkin emak-emak tersebut kecanduan game apa yang pasti jenis gamenya tembak-tembakan, bukan Farm Frenzy. Coba bayangkan kalau emak-emak tersebut naik motor reting kanan beloknya kekiri terus lo protes. Apa gak didor pala kau. Ya sedikit demi sedikit hama Negeri ini mulai tertangkap Polisi. Terimakasih untuk Polri yang sudah berjihad membela ibu pertiwi ini mati-matian. You are…

Motivasi Perdamaian Indonesia Untuk People Power 22 Mei 2019

Setelah pemilu 2019 usai banyak hal yang terjadi di Indonesia. Salah satunya aksi people power yang pernah terjadi tahun ’98 terulang kembali. Cuman bedanya massa tidak menggeruduk kantor DPR. Kemudian perbedaan lainnya adalah massa rata-rata berkopyah, bersorban, dan memakai baju koko/gamis. Sudahlah, lupakan politik identitas yang mengatas namakan SARA (Suku Agama Ras dan Antar golongan). Pengumuman pemenang pesta demokrasi (Pilpres dan Pileg) sudah berlalu. Sekarang tinggal menata hidup untuk kehidupan yang akan datang. Tidak terimanya hasil rekapitulasi KPU biarlah elite-elite politik yang bersengketa, jangan kita yang terus-menerus disengketakan. Cebong dan kampret sudah berakhir, sekarang semua sudah lebur jadi NKRI. Demo yang awal mula dengan jargon damai seketika berubah jadi rusuh merupakan bentuk rekayasa politik para elite-elite politik mengadu domba damainya demokrasi kerakyatan yang ada di Indonesia dengan membawa isu-isu SARA mereka memecah belah bangsa untuk meraih nafsu…

Perspektif: People Power ala Indonesia

Analisis Anekdot People Power---Atmosfir pemilu tahun 2019 berbeda dengan pemilu-pemilu yang pernah dilaksanakan terdahulu di Indonesia. Hal ini ditandai dengan adanya gembar-gembor gerakan people power. Tokoh di balik isu gerakan tersebut adalah Amien Rais, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).
Amien Rais merupakan tokoh politisi senior di Indonesia yang sangat dihormati oleh beberapa orang yang berkecimpung di dunia perpolitikan Indonesia. Baik yang tokoh-tokoh politik senior maupun tokoh-tokoh junior yang masih awam dengan dunia perpolitikan. Tetapi, dari semua track record beliau di dunia perpolitikan sangat disayangkan perkataan mengenai people power muncul saat kondisi bangsa camuh gara-gara penghitungan quick poll dari berbagai lembaga-lembaga survey nasional yang memenagkan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf dengan perolehan suara 54,5%. Tentu hal ini sebagai pemicu sikap sepihak Amien Rais tersebut.
Analisis berdasarkan sejarah dari people power yang pertama kali atau yang menjadi awal…