Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Anekdot

Hakikat Teks Anekdot

Apa yang ada dipikiran kalian mengenai kalimat kritik? Tentu yang ada dipikiran kalian adalah kalimat yang tegas, keras, terus terang, dan memiliki niat menjatuhkan. Dalam hal ini tidak terkecuali saat presentasi di kelas-kelas, melainkan kritik sering sekali datang dan muncul di berbagai tingkatan masyarakat segala tingkatan. Misalnya, di lingkungan keluarga saat nilai rekan-rekan anjlok, pada saat itulah bapak atau ibu selaku orangtua kalian pasti akan memberi kritik,
"Sudah dibilangin kan, jangan main hp terus. Nilaimu anjlokkan" "Lain kali lebih teliti dalam menjawab ujiannya" "Bagaimana mau dapat rangking kalau keseharianmu hanya main game terus. Otakmu jadi kosongkan"
Kritik bisa dalam bentuk teks anekdot. Nah pasti tidak ada yang tahu atau mungkin hanya sekadar dengar saja mengenai teks yang keren ini. Teks anekdot adalah cerita singkat yang di dalamnya mengandung unsur lucu dan mempunyai maksud untuk melakukan kritikan. Teks anekdot biasanya bert…

Perspektif: People Power ala Indonesia

Analisis Anekdot People Power---Atmosfir pemilu tahun 2019 berbeda dengan pemilu-pemilu yang pernah dilaksanakan terdahulu di Indonesia. Hal ini ditandai dengan adanya gembar-gembor gerakan people power. Tokoh di balik isu gerakan tersebut adalah Amien Rais, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).
Amien Rais merupakan tokoh politisi senior di Indonesia yang sangat dihormati oleh beberapa orang yang berkecimpung di dunia perpolitikan Indonesia. Baik yang tokoh-tokoh politik senior maupun tokoh-tokoh junior yang masih awam dengan dunia perpolitikan. Tetapi, dari semua track record beliau di dunia perpolitikan sangat disayangkan perkataan mengenai people power muncul saat kondisi bangsa camuh gara-gara penghitungan quick poll dari berbagai lembaga-lembaga survey nasional yang memenagkan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf dengan perolehan suara 54,5%. Tentu hal ini sebagai pemicu sikap sepihak Amien Rais tersebut.
Analisis berdasarkan sejarah dari people power yang pertama kali atau yang menjadi awal…

Pahlawan Demokrasi | Pemilu 2019

Percakapan ini merupakan hal yang fiktif, apabila ada kesamaan dalam hal setting berarti memang sama. Dan itu merupakan kebanggaan. Pada suatu hari, setelah pesta demokrasi di suatu negeri yang rakyatnya baik hati. (ket: R=Rakyat, P=Penguasa) R : “Pak, banyak anggota KPPS yang sakit dan meningeal dunia setelah pemilu?” P : “Yaaa..saya tahu itu, patut diapresiasi pengorbanan mereka yang telah gugur di medan pertempuran.” R : “Medan pertempuran? Maksud Bapak bagaimana?” (dengan raut muka kebingungan) P : “Yaaa..mereka itu yang gugur di TPS-TPS saat pemilu. Mereka kan menjalankan tugasnya dengan maksimal dan professional.” R : “Bukannya istilah gugur itu identic dengan pahlawan, Pak?” P : “Yaaa..tepat sekali pernyataan anda. Sebutan pahlawan layak disematkan pada anggota-anggota KPPS yang meninggal di medan tugas. Mereka itu layak disebut pahlawan demokrasi.” R : “Wah, saya kira untuk menjadi pahlawan harus berperang dulu melawan musuh-musuh negara yang membahayakan kesatuan dan persatuan bangsa.…

Definisi Anekdot dan Negeri | Anekdot Negeri

Menurut wikipedia, anekdot adalah sebuah cerita singkat dan lucu atau menarik, yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya. Anekdot sendiri selalu disajikan berdasarkan pada kejadian nyata melibatkan orang-orang yang sebenarnya. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Jadi, berdasarkan bebrapa uraian di atas dapat kita tarik suatu simpulan bahwa anekdot adalah sebuah cerita yang memiliki unsur lucu, mengesankan, sehingga menarik untuk dibaca. Teks anekdot biasanya berisi sindirian yang ditujukan kepada seseorang. Tetapi, sindiran tersebut memang nyata ada pada diri yang disindir. Definisi negeri menurut KBBI adalah tanah tempat tinggal suatu bangsa. Di dalam bangsa terdapat suatu susunan pemerintahan yang terdiri dari beberapa orang dengan tujuan yang sama dan satu. Yaitu memajukan, mensejahterakan, mem…

Anekdot : Motivasi Pembentukan Komnas Perlindungan Hewan, pemerkosaan hewan

Indonesia perlu Komnas Perlindungan Hewan. Ketidakadilan terhadap hak asasi nampaknya tidak hanya terjadi di dunia permanusiaan tetapi sekarang sudah meranjah ke dunia perhewanan. Bukan hewan yang mengambil hak-nya si manusia, tetapi si manusia yang mengambil hak-nya si hewan. Aneh dan miris memang apabila kita di hadapkan dengan realita tersebut. Tuhan sudah menganugerahkan akal kepada manusia sebagai pembeda di antara makhluk-makhluk lainnya, agar digunakan sebagaimana mestinya. Pertanyaannya sekarang adalah apakah oknum manusia yang memperkosa dan mengambil hak makhluk lain yang notaben tidak mempunyai akal (hewan) tersebut dapat dikatakan ‘ada’ otak dan seperangkat akalnya di dalam kepalanya? Silahkan jawab di kolom komentar.
Baru-baru ini ada berita pemerkosaan hewan di daerah Panggung Rejo, Sukoharjo, Pringsewu yang membuat warga net tecengang karena ulah oknum manusia yang dengan sangat tidak bertanggung jawab memperkosa 1 ekor kambing, dan 1 ekor sapi. Mungkin sudah saking ‘kebe…

Anekdot : Negeri Sampah Part. 1, Bahasa Indonesia

Anak-anak memiliki daya ingat yang sangat tajam. Karena itulah sering kali disebut dengan generasi emas. Pernah ada pepatah kuno yang berbunyi “belajar di waktu kecil, bagaikan mengukir di atas batu, belajar di waktu besar bagaikan mengukir di atas air.” Jadi apapun yang kita berikan atau kita sampaikan akan mudah diserap dalam imajinasinya. Maka dari itu berikan dan sampaikan hal-hal yang bermanfaat untuk masa depannya, karena akan mudah diingatnya.
Di suatu sekolahan TK (Taman Kanak-kanak) Ibu guru sedang menjelaskan mengenai cara menjaga lingkungan sekitar dari berbagai sampah. Saat Bu guru sedang menjelaskan mengenai cara menjaga lingkungan dari sampah ada salah satu murid yang bertanya.
Ucrit : “Bu, sampah itu apa sih sebenarnya? Aku ko masih bingun?” Bu Guru : “Sampah itu merupakan segala benda yang sudah tidak terpakai dan tidak mempunyai nilai guna, Ucrit.” Ucrit : “Ooo gitu ya Bu.” Bu Guru : “Iya, Ucrit. Maka dari itu, kita harus senantiasa menjaga lingkungan dengan tidak membuang…