Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2019

Hakikat Teks Anekdot

Apa yang ada dipikiran kalian mengenai kalimat kritik? Tentu yang ada dipikiran kalian adalah kalimat yang tegas, keras, terus terang, dan memiliki niat menjatuhkan. Dalam hal ini tidak terkecuali saat presentasi di kelas-kelas, melainkan kritik sering sekali datang dan muncul di berbagai tingkatan masyarakat segala tingkatan. Misalnya, di lingkungan keluarga saat nilai rekan-rekan anjlok, pada saat itulah bapak atau ibu selaku orangtua kalian pasti akan memberi kritik,
"Sudah dibilangin kan, jangan main hp terus. Nilaimu anjlokkan" "Lain kali lebih teliti dalam menjawab ujiannya" "Bagaimana mau dapat rangking kalau keseharianmu hanya main game terus. Otakmu jadi kosongkan"
Kritik bisa dalam bentuk teks anekdot. Nah pasti tidak ada yang tahu atau mungkin hanya sekadar dengar saja mengenai teks yang keren ini. Teks anekdot adalah cerita singkat yang di dalamnya mengandung unsur lucu dan mempunyai maksud untuk melakukan kritikan. Teks anekdot biasanya bert…

Dua Mata Pisau RKUHP dan RUU KPK

RKUHP dan RUU KPK. Dua mata pisau yang berbahaya bagi pemerintah dan rakyat. Bagaimana tidak, mereka berdua muncul tiba-tiba dan sekejap mata langsung bisa membuat gaduh jagad Indonesia. Layaknya sebuah candi yang dibangun dalam semalam, rancangan undang-undang tersebut ramai diperbincangkan. Karena diduga dan usut punya usut kedua undang-undang tersebut tidak mencerminkan keadilan dan semangat pemberantasan korupsi yang sudah membudaya di kalangan elite politik kita.
Sebenarnya masih ada lagi rancangan undang-undang yang bermasalah. Seperti, RUU Pertanahan, RUU Pertanian, dan rancangan undang-undang kilat lainnya. Sebagai bangsa berdaulat, tentu penegakan keadilan pasti yang nomor satu. Indonesia adalah salah satu negara yang adil dalam memperlakukan penjahat. Maling ayam. maling sendal, maling buah, mengambil kayu digebuk sampai hancur dan di penjara 5 tahun (berdasarkan Pasal 362 KUHP). Itu pun karena desakan ekonomi yang memaksa. Sedangkan, maling uang rakyat atau korupsi hanya d…

Jadi Menteri? Siap Presiden!

Dunia perpolitikan negeri ini selalu menampilkan hal-hal yang mengejutkan (bahasa gaulnya speechless). Teman bisa menjadi lawan. Dan lawan bisa menjadi teman. Orang awam tidak bisa menebak dengan nada-nada gamblang seperti,
"itu loh bakal jadi rival politik seumur hidup.." "ambisius sekali dia sampai menebar berita hoax dan ujaran kebencian pula.." "mereka gak bakal rekonsiliasi deh..." "hidup oposisi..!!" "hidup demokrasi//!" "hidup kursi menteri.."
ya, hanya Allah dan mereka yang berdasi lah yang tahu. Skenario politik yang disusupi isu-isu agama, paham komunis, dan paham-paham ekstrim lainnya yang mampu membuat rekayasa panggung perpolitikan menjadi menarik rekan-rekan sutradara perfilman. Karena tepat sekali apabila diangkat di layar lebar (red:bioskop). Tentu dengan judul "Tak Rekonsiliasi, Tak dapat Kursi". Hahaha, pasti bisa dipastikan akan membludak penontonnya. Sebab, yang duduk di kursi-kursi bioskop deng…