Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2019

Quotes Renungan dan Sindiran Untuk Negeri, Part 1

"Seakan meludahi di atas tubuh yang resah dalam mengharap dan menuntut keadilan, dengan congkak kau bejalan mendongak ke atas dagumu, pandanganmu tanpa mempedulikan yang ada di bawahmu. Bagaimana bisa kau berjalan mengabaikan atasanmu (rakyat)? Sumpahmu hanya sebuah formalitas yang tidak sesuai dengan realitas. Masih ingatkah pertama kali menarik hati kami (rakyat)? kau rela menjadi apa saja, kau rela mengorbankan semuanya. Tapi apa kini? kau korbankan kami.

"Kacang lupa kulitnya Pribahasa lama di atas tidak akan lekang oleh waktu. Nampaknya tepat menggambarkan kondisi wakil rakyat yang seharusnya kembali untuk rakyat sebagai bentuk pengabdian dan pelaksanaan sumpah jabatan. Wakil rakyat dari rakyat, dipilih oleh rakyat karena percaya mampu mewakilkan suara-suara rakyat yang dibungkam dan diambil hak-haknya sebagai rakyat. Bukan malah sebaliknya. Membungkam rakyat, mematikan rakyat, memperbudak rakyat.

"Untuk membangun infrastruktur, jangan korbankan kami (rakyat) …