Skip to main content

Cara Investasi ala Calon Wakil Rakyat, Untung Banyak : Sinisme

Investasi ala [Calon] Pemimpin Rakyat

Siang itu tampak sekumpulan orang berkampanye menggunakan atribut-atribut partai politiknya. Dengan mengendarai sepeda motor dengan kenalpot racing yang menggelegar dan memekakkan telinga membuat siapapun yang mendengar langsung sembuh dari budeknya. Rombongan tersebut rata-rata masih remaja dan bisa dibilang masih seumuran SMA (baca: kids jaman now). Karena dilihat dari caranya berorasi dan berkampanye dengan sangat menggebu-gebu memperlihatkan djiwa muda (baca: semangat darah muda). Entah apa yang mendasari mereka bisa se-semangat itu.

Dilain hal, paslon dan tim suksenya mempunyai agenda selain bleyer-bleyer (menyaringkan suara kenalpot dengan sengaja) yaitu “blusukan”. Istilah tersebut memang sedang viral baru-baru ini. Blusukan ke kampung-kampung/desa-desa merupakan agenda utama untuk menarik simpatisan agar memenangkannya dipemilu mendatang. Diblusukannya itu dia mengenalkan cara “investasi”.

“(sambil menyodorkan kertas amplop berwarna putih) Pak/Bu saya mau nyalon jadi wakil rakyat, mohon doa restunya semoga lancar dan bisa menyaring semua aspirasi rakyat.”
“(Sambil menerima amplop) Iya pak, terimakasih. Mudah-mudahan Bapak bisa duduk dikursi wakil rakyat dan bisa amanah ya, Pak.”
“Amiiin, ya sudah Pak/Bu saya dan rekan-rekan mau lanjut blusukan mendengar aspirasi masyarakat lainnya.”
“Iya, Pak. Semoga berhasil dipemilu tahun depan.”

Kemudian paslon wakil rakyat tersebut mendatangi pasukan kampanye millennial tadi yang sudah lama menunggunya di perempatan jalan.

“(salam temple amplop putih) Terimakasih ya anak-anakku semuanya. Sudah mau berpanas-panasan, berkeringat-keringatan menemani berkampanye.”
“Siaaap Pak (serentak pemuda dan pemudi menjawab).”
“Jangan jera loh. Doakan saya bisa duduk dikursi wakil rakyat. Sukseskan pemilu, jangan lupa coblos yang ada foto saya, partainya partai wedus.”
“Asiaap, Pak. Kami doakan lanjar jaya.”
“Amiin.”

Akhirnya pada saat hari H-nya pemilu, paslon wakil rakyat tersebut berhasil menduduki kursi jabatan yang diidam-idamkannya jauh-jauh hari. “Investasi” pada satu tahun silam mambuahkan hasil yang sesuai ekspetasi. Dia membuktikan kata pepatah “Berinvestasilah untuk masa depan yang lebih cerah”.

Comments

  1. h3ncash adalah agen Sbobet Mobile menjadi situs taruhan bola online ter besar yang memiliki banyak pemain di dalam nya dan telah menikmati fasilitas yang ada. Selain itu sbobet mobile juga menyedia kan permainan lain Casino, Slot, atau poker.

    ReplyDelete
  2. pokerblibli adalah salah satu poker online yang paling diminati saat ini, selain banyak bonus yang bisa di dapat. ayo tunggu apalagi, bergabunglah dengan poker online blibli

    ReplyDelete
  3. Agen Sbobet dan Agen Maxbet h3ncash Situs judi yang mempunyai banyak pemain dan situs judi online terbesar diindonesia. dengan pelayanan dan keramahan agen yang berkualitas.

    ReplyDelete
  4. h3ncash adalah situs yang akan memberikan anda sebuah permainan Judi Sbobet yang terbaik dan terpercaya tentunya. Sesuai dengan visi misi yang selalu mengembangkan internal kami. Untuk meningkatkan inovasi dalam memberikan yang terbaik di antara yang terbaik bagi para petaruh judi di Indonesia.

    ReplyDelete

Post a Comment

Budayakan membaca terlebih dahulu sebelum berkomentar, kritik dan saran sangat penting bagi author dalam mengenbangkan blog ini :)))

Popular posts from this blog

Motivasi Hidup: Cebong vs Kampret

Pada suatu Rimba Raya hiduplah dua ekor makhluk hidup yang berbeda tempat. Dua makhluk itu kecebong dan kampret. Kehidupan mereka berdua berbeda alam. Kecebong hidup di air. Sedangkan kampret hidup di daratan. Mereka berdua bertemu saat kampret minum air di sungai yang kebetulan si cebong sedang asyik berenang dengan kawan-kawannya. Saling tertegun di antara mereka. “Hai, siapa kau?” Tanya kampret pada kumpulan cebong. “Kau yang siapa, seenaknya minum di sungai ini” Jawaban ketus dari salah satu cebong. “Seenaknya katamu?!Heh, Aku sudah sering minum dan istirahat di sungai ini. Toh ini kan untuk dinikmati bersama” Jawab kampret dengan nada esmosi. “Tak pernah lihat wajah jelek sepertimu sebelumnya, hahaha” Cletukan salah satu cebong membuat riuh yang mengakibatkan gelap tawa rombongan mereka. Sontak kampret menjawab perkataan cebong di tengah-tengah riuh tawa rombongannya. “Apa salahnya? Apa salahnya aku haus dan minum? Perkataan kampret membungkam riuh mereka. Semenjak kejadian itu, cebong d…

Ujian Akhir Sekolah (UAS) antara hidup dan mati

Kring…kring..kriing bel sekolah berbunyi menandakan siswa dan siswi untuk masuk kelas untuk Ujian Akhir Sekolah (UAS). Desas-desusnya ujian kali ini ketat se-level penjara federal. Karena siswa dan siswinya tidak boleh melakukan trik lama, yaitu mencontek atau sitilahnya ilmu tetangga. Sangking ketatnya, kemungkinan lolos mencontek hanya 99% saja. Mengapa tidak 100%? Karena yang Esa (satu) itu Tuhan. Hal inilah yang membuat para murid-murid ketakutan, bahkan sampai ada yang keringat dingin. “Pak, aturan UASnya memang begini kah dari pak Menteri? Tanya salah satu murid pada gurunya. “Yaa, begini nak. Lha emangnya bagaimana?” Jawab Guru. “Tahun kemarin kan kaka tingkat kami gak kayak gini loh pak” siswa tersebut nampak cemberut dan simpul di bibirnya simpul mati. “Yaa, mau bagaimana lagi nak. Bapak dan Ibu gurumu ndak bisa berbuat apa-apa, hanya menjalankan amanat dari atasan” Guru tersebut menerangkan alasan UAS mereka berbeda. “ehem..ehem..guk..gruk (suara daham seorang pengawas UAS memecah…

Sarkasme : RUU Permusikan

Pada suatu masa, ada seorang musisi yang mencari rejeki dari panggung yang satu ke panggung lainnya. Musisi tersebut sudah terkenal di seantero jagad pernikahan dan acara-acara undangan yang lainnya. Bukan karena wajahnya yang tampan dan tubuhnya tinggi semampai, tetapi karena berkat suaranya yang merdu lah dia dapat manggung dan menghidupi keluarga besarnya. Pada suatu ketika dia berkumpul dengan keluarga melihat siaran berita di televisi apa yang dilihatnya meubah segalanya. Sontak saja dia dan keluarga besarnya bingung dengan berita yang tayang tersebut. “Pak, bagaimana? Apa harus Papah berganti profesi saja jadi petani atau pengusaha saja?” Tanya Istri musisi tersebut. “Mungkin Negara kita ini mau berevolusi. Sampai harus membuat RUU Permusikan. Harus ini lah, harus itulah. Yang membuat jengah itu ya masa pelaku musik harus melalui uji kesetaraan lah, uji kompetensi lah. Masa Papah harus dites segala.” Jawab musisi tersebut. “Ya kalau Bapak mau sih ikut-ikut audisi yang kayak di acara…